Book Review : Undivided #Unwind by Neal Shusterman

0

Novel terjemahan undivided akhirnya rilis! Alhamdulillah mba merry yang baik hati, mengirimkan novel ini untuk gw baca,, thanks a lot mba! Gw udah penasaran banget sama kelanjutan kisah pemisahan raga ini!

IMG20190424204513

Sinopsis (dikutip dari goodreads)

Paperback, 520 pages

Published April 22nd 2019 by Gramedia Pustaka Utama (first published October 14th 2014)

Original Title : UnDivided

ISBN13 9786020624136

Edition Language : Indonesian

Series : Unwind Dystology #4

Warga Proaktif, perusahaan yang menciptakan Cam dari bagian-bagian tubuh para remaja yang mengalami pemisahan raga, punya rencana militer baginya.

Namun, di balik rencana mengerikan itu, ada intrik mengejutkan lain: Warga Proaktif menyimpan teknologi yang dapat membuat proses pemisahan raga sama sekali tidak dibutuhkan. Ketika Connor, Risa, dan Lev membongkar rahasia mengejutkan ini, para remaja yang marah mulai bangkit, menuntut keadilan dan masa depan lebih baik. Tetapi, timbul lebih banyak masalah. Klub Pungut milik Starkey makin kuat dan militan. Mereka ingin membumihanguskan setiap kamp akumulasi dan menghabisi semua orang dewasa di sana—menghancurkan kemungkinan masa depan yang damai.

Review


GILA!
Itu merupakan salah satu kata yang gw pikirkan setelah berhasil menyelesaikan novel ini. Kebayang kemarin pas di unsouled tuh cliffhanger banget, kan jadi bikin penasaran , gimana sih akhir dari kisah ini? Apakah happy ending? Atau sad ending?

Dari segi timeline, kisah di undivided benar-benar berlangsung tepat setelah akhir kisah di unsouled, jadi alangkah baiknya, ketika kalian selesai melahap unsouled, pastikan kalian langsung melahap undivided, biar makin berasa gitu hawa kelam nya *eh.

Oke lanjut bahas kisahnya…

Dengan perpisahan Lev dan Connor, dimana Lev memilih stay di suku arapache, maka hanya Connor, Risa dan Grace yang harus berjuang untuk menghentikan praktik unwind. Tapi bagaimana caranya?

“Kita memang terkadang tak sengaja menciptakan monster”

Rupanya, warga pro aktif pernah menciptakan Mesin pembentuk organ yang selama ini di simpan rapat oleh Sonya. Connor pun berusaha meyakinkan Sonya bahwa praktik Unwind bisa dihentikan melalui mesin ini.

“Bagaimana kalau kau menciptakan mesin pencetak yang bisa membuat organ manusia?”

Sementara itu, Lev ,yang lagi-lagi cukup pintar, memiliki alasan tersembunyi dibalik keinginannya untuk bertahan di suku arapache. Oh my!!! Lev ga pernah berhenti ngebuat gw kagum. Dia itu sekarang terlihat lebih dewasa dari usianya. Mungkin selama ini dia terlihat enggan untuk berurusan dengan konflik unwind, tapi ternyata, dia punya rencana yang begitu brilliant!

“Bertahan hidup adalah tarian antara kebutuhan kita dan hati Nurani kita.”

Di sisi lain, hayden dengan radio podcast nya juga memiliki cara tersendiri dalam menghentikan praktik unwind. Bahkan Cam pun tidak ingin tanggal diam.

Lalu, mampukah anak-anak ini untuk menghidupkan kembali sisi kemanusiaan?

“Di tengah populasi yang berjumlah ratusan juta jiwa, jumlah seminim itu bagaikan setetes air di dalam ember. .. tapi tetesan air yang cukup banyak bisa membuat ember mana pun meluap”

Ahh endingnya keren banget, keren, semua berjuang dengan kemampuan masing-masing! Dan seperti biasa sang author menuliskan cerita cukup detail, sehingga banyak narasi, atau menurut gw prolog sebelum akhir dari kisah sesungguhnya, tapi mungkin ini adalah cara untuk membentuk world building dan plot yang baik.

Gw bener-bener dibuat berdebar-debar di akhir kisah ini, khawatir sekaligus memiliki rasa tidak percaya, tapi yak kisah ini ditutup dengan begitu cerdas, sangat cerdas, walau agak sedikit terburu-buru menurut gw. Tapi tetap tidak mengurangi ke-keren-an novel ini. Asli deh unwind series ini salah satu novel dystopia yang wajib dibaca. Ga hanya karena kisah dan plot nya yang keren tapi nyaris seluruh karakternya, itu loveable, bahkan villain nya pun alasan tersendiri untuk melakukan hal yang kita anggap buruk!

Gonna miss, connor, lev, risa!

Advertisements

Book Review : Defy Me #ShatterMe #5 by Tahereh Mafi

0

Setelah porak poranda dan dibikin penasaran banget sama ending Restore Me, akhirnya setelah nyaris satu tahun, gw berhasil menuntaskan rasa penasaran melalui Defy Me. Yak, Defy Me adalah buku kelima dari serial Shatter Me yang masih ditulis oleh Tahereh Mafi yakali tiap sekuel penulisnya beda.  Dengan Ignite Me dan Restore Me yang bikin gw cinta setengah mati sama series ini, tentunya gw berharap Defy Me juga sebagus itu, tapi……. Yuk lah kita cus ngobrol di review berikut…

IMG20190410175614

Sinopsis

Defy Me (Shatter Me #5)

by Tahereh Mafi

Softcover, 352 pages

Published April 2nd 2019 by HarperTeen

ISBN 0062676393 (ISBN13: 9780062676399)

Edition Language : English

Series : Shatter Me #5

Apakah hati Juliette yang patah akan membuatnya rentan terhadap kegelapan yang semakin kuat di dalam dirinya?

Masa jabatan singkat Juliette sebagai komandan tertinggi Amerika Utara telah berubah menjadi bencana total. Ketika anak-anak dari para pemimpin dunia lainnya muncul di depan pintunya, dia tidak menginginkan apa pun selain beralih ke Warner untuk mendapatkan dukungan dan bimbingan.

Tapi Warner menghancurkan hatinya ketika mengungkapkan bahwa ia telah menyimpan rahasia tentang keluarganya dan identitasnya dirinya — rahasia yang mengubah segalanya.

Juliette hancur, dan kegelapan yang selalu ada dalam dirinya mengancam untuk memakannya. Pertemuan eksplosif dengan seseorang yang tak terduga mungkin cukup untuk mendorongnya ke jurang.

Review

Defy Me mengambil setting, hanya beberapa menit setelah ending di restore me, jadi kebayang kan “segantung” apa restore me itu.

Setelah kekuatan julliete “menggelegar” di pertemuan antar negara, Julliete dan Warner pun menghilang. Kenji pun kebingungan. Belum lagi seseorang yang mereka anggap telah tiada, ternyata kembali…..

Woah!

Gw salah banget berkespektasi terlalu tinggi disini, mungkin karena udah kesemsem berat sama buku sebelumnya, jadi berharap defy me juga sebagus itu. Tapi ya… dibilang jelek juga nggak sih, so so gitu lah.. jadi kayak balik lagi ke zaman shatter me atau Unravel Me.

Kenapa gw agak ngerasa biasa aja sama novel ini, soalnya, entah, jadi terlalu bertele-tele, dan konfliknya kurang greget, padahal harusnya bisa dibikin se greget itu, tapi malah dilama-lamain, paham sih, di Defy Me ini, sang penulis ingin kita “Paham” masa lalu, dan background stories dari Dunia “Shatte Me” .

Kita akan tahu, seperti apa gilanya keluarga Juliete / Ella. Kita akan dikenalkan oleh sosok saudari Ella.

Dan bagaimana pertemuan awal “Ella dengan Warner” . too much secret right there… too much…

“He has a sharp jawline and sharp cheekbones and a sharp, straight nose. Everything about him reminds me of a blade. His face is pale. His Eyes are stunning, clear green, and he has rich, golden hair. “

Sebenarnya no problemo, gw suka dan penasaran dengan masa lalu mereka dan twist yang sempet ngebuat gw mengelus dada, tapi gw juga berharap ada sesuatu yang bisa mentrigger untuk konflik utama kedepannya, yang sayangnya belum mau di eksekusi di novel ini. Kayakanya di simpan untuk seri pamungkas tahun depan, “Imagine Me” . it’s okay..

“I hear the bolt unlock and feel unsually calm. I was built o handle this life, its blows, its sick, sadistic ways. Death has never scared me.”

Di Defy Me, banyak banget POV Kenji, uwuwuwuwuw, jadi penggemar nya kenji pasti suka.

Akan ada tokoh-tokoh baru yang belum di eksplore maksimal disini, dan alhamdulillah endingnya ga bikin cliffhanger, jadi gw masih bisa bernapas lega menantikan seri terakhirnya tahun depan! Asik!

Oh ya, a bit spoiler, penggemar warner ella jangan sedih ya, setelah duka kita di restore me, akan ada kebahagiaan disini uwuwuw..

“Aaron Warner Anderson is the only emotional through line in my life that ever made sense. He’s the only constant. The Only steady, reliable heartbeat i’ve ever had”

Book Review : Obsidio #IlluminaeFiles #03 by Amie Kaufman, Jay Kristoff

0

Jadi, seperti di review gw sebelumnya….. ending Gemina itu CLIFFHANGER parah, jadilah gw langsung baca Obsidio nya… alhamdulillah ya, waktu itu beli Obsidio pas diskonan di Periplus haha.. baca Obsidio ini effort banget, karena… bukunya super berat! Jadi kebayang donk, penasaran pengen baca, tapi tangan sakit keberatan megangnya, belom lagi kalau dibawa kemana-mana berat banget…. Ahh,, ga usah panjang lebar, yuk kita bahas.

IMG20190403205951

Sinopsis

Hardcover, 628 pages

Published March 13th 2018 by Knopf Books for Young Readers

Original Title : Obsidio

ISBN 055349919X (ISBN13: 9780553499193)

Edition Language : English

Series : The Illuminae Files #3

Kady, Ezra, Hanna, and Nik narrowly escaped with their lives from the attacks on Heimdall station and now find themselves crammed with 2,000 refugees on the container ship, Mao. With the jump station destroyed and their resources scarce, the only option is to return to Kerenza—but who knows what they’ll find seven months after the invasion?

Meanwhile, Kady’s cousin, Asha, survived the initial BeiTech assault and has joined Kerenza’s ragtag underground resistance. When Rhys—an old flame from Asha’s past—reappears on Kerenza, the two find themselves on opposite sides of the conflict.

With time running out, a final battle will be waged on land and in space, heroes will fall, and hearts will be broken.

Review

Pertarungan belum usai, Kady, Ezra, Nik, Hanna, ella dan lainnya masih harus berjuang untuk menyelamatkan diri dan menghancurkan Beitech, yah paling tidak menghancurkan Magellan, Jump Station milik Beitech.

“We All have something Left to Lose”

Ditengah perjalanan kembali ke Kerenza,  Kady, Ella yang juga dibantu AIDAN, menemukan sinyal bahwa di Kerenza masih ada survivor. Masih ada penduduk kerenza yang selamat dari serangan beitech sebelumnya.

Di sisi lain, Asha Grant, saudara kady yang semula dianggap sudah meninggal, masih bertahan hidup di kerenza, ia bertugas sebagai perawat intern yang “ditugaskan beitech untuk membantu mereka. Namun, para Survivor lain harus menerima takdir sebagai tahanan beitech.

Asha tidak tinggal diam, ia bersama kelompoknya berusaha untuk menghancurkan beitech, bangkit dari invasi ini. Disaat itulah, ia harus menerima kenyataan bahwa mantan kekasih nya Rhys Lindstorm adalah specliast soldier Beitech, hal ini membuat Asha Murka.

“We Don’t Make The Rules, We Follow Them, They Should’ve taught you that in basic”

Lalu apakah mereka mampu menghancurkan beitech?

 

“At least our lifes will have been worth dying for”

Waaaa… Obsidio ini sama serunya kayak illuminae dan gemina. Walau jujur taraf serunya berada di posisi paling akhir. Di Obsidio ini lagi-lagi ada tokoh baru, banyak pula… tapi yang utama adalah Asha dan Lindstorm, walau porsinya tidak sebanyak Kady Ezra di illuminae, atau Nik Hanna di Gemina. Yang pasti kalian bakal ketemu sama cowok ganteng lagi (hastaga pusing semua tokohnya ganteng, salah fokes ya gw) .

Yang paling gw suka dari obsisio adalah interaksi para tokoh utamanya, bahagia banget Ezra dicengin Nik. Bahagia Kady bisa deket sama Hanna. Disini kita bakal liat anak muda ini merencanakan taktik yang keren.

Cumaa…. Hype pertarungan di obsidio ga seseru di illuminae dan gemina, bahkan gw ngerasa endingnya “oh gitu doank”, twist nya ga sedahsyat buku sebelumnya , mungkin karena di dua buku sebelumnya udah “meledak-ledak” jadi sekarang kayak biasa aja gitu. Dan kisah antara Asha sama Lindstorm di kerenza juga agak selow, ga seseru kisah couple yang lain. Cenderung ngebosenin malah.

Makanya , gw selalu menunggu kisah anak-anak di Kapal Mao disbanding kisah di kerenza.

Sama seperti sebelumnya, di buku ini masih banyak illustrasi karya marie lu yang keren banget. Kita bisa memproyeksikan kayak gimana si penampakan para tokoh utama. Bahkan ada yang berbentuk komik gitu.. keceee…

Di akhir kisah illuminae series ini, gw dibuat berkaca-kaca, banyak adegan yang bikin sedih, gw tetap dibuat jumpalitan karena deg-degan gimana akhir kisah mereka, apakah mereka akan bertahan? Huhuhu

“Every Story needs it monster and everybody deserves a second chance”

 

Yang pasti gw sedih series ini berakhir. Gw masih pengen liat interaksi antara Ezra dan Nik hikz… tapiii jangan sedih sih, karena bakal ada Prequel yang berjudul MEMENTO loh! Wahh penasaran bakal kayak apa kisahnya…

IMG20190410080642

Book Review : Gemina #IlluminaeFiles #02 by Amie Kaufman, Jay Kristoff

0

Illuminae Files ini salah satu novel Scifi fav gw dimana terjemahan sekuel nya gw tunggu banget! Tapi apa daya, jarak terbit antara Illuminae Files #1 dan Gemina aka Illuminae Files #2 lama banget. Gw pun kemarin enggan beli inggrisnya, karena mahal dan udah tahu mau diterjemahin, jadi memutuskan menunggu. Tapi karena waktu tunggu yang lama itu, gw pun lupa detail kisah Illuminae gimana, wkwkkw mau baca ulang ga ada waktu (tumpukan timbunan teriak-teriak) alhasil gw Cuma baca review-review dan spoiler di web.. tapi tetep ga paham detailnya, sementara Illuminae Files ini tipikal series yang harus paham banget detailnya. Jadi paling nggak, please kalian re read dikit lah biar afdol gitu baca Gemina nya….

 

IMG20190320191943

Sinopsis (Dikutip dari Goodreads)

 

Gemina (The Illuminae Files #2)

by Amie Kaufman (Goodreads Author), Jay Kristoff (Goodreads Author)

Paperback, 630 pages

Published February 2019 by Penerbit Spring (first published October 18th 2016)

ISBN13 9786026682413

Edition Language Indonesian

Hanna Donnelly, putri kapten Stasiun Portal Heimdall. Nik, putra dari keluarga kriminal.

Terjadi malfungsidi lubang cacing Heimdall. Tak lama, sepasukan penyerang menyerbu Stasiun Heimdall. Hanna dan Nik terpaksa bekerja sama demi menyelamatkan rumah mereka. Akan tetapi, satu persatu masalah muncul silih berganti, dan para penyerang semakin brutal.

Namun, Hanna dan Nik bukan hanya bertarung demi hidup mereka sendiri. Mereka bertarung demi mereka yang ada di Heimdall, Hypatia, dan bahkan mungkin semesta….

Bagaimana takdir mereka di tengah perang anatariksa ini?

Review

buku kedua Illuminae Files yang berjudul Gemina ini, tidak lagi mengangkat Kady dan Ezra sebagai tokoh utamanya. Jadi wahai para budak cinta Kady Ezra harap melipir sebentar, kita sambut tokoh utama baru yang tak kalah mentereng, yaitu Niklas Malikov aka Nik dan Hanna Donnelly aka hanna dan ada juga gadis remaja nan lucu yaitu Ella Malikov.

Kenapa kok bukan kady dan ezra? Sesungguhnya kisanak, kalian percayakan sajalah kepada penulisnya. Eh bukan gitu, jadiiii….. gambaran umumnya gini, dunia illuminae ini luas kan ya, kalau di buku satu kita ada di Kerenza dan juga Pesawat Alexander serta Hypatia yang akan menuju Heimdall (review : Illuminae Files #1) nah di Gemina, kita ada di Heimdall (gemuruh tepuk tangan).

Dan karena Kady + Ezra ga ada di Heimdall, jadilah kita pilih penghuni Heimdall aja untuk diceritakan, pilihan kali ini jatuh kepada Nik dan Hanna (gemuruh tepuk tangan lagi). Haha.. ya ampun gue… nggak deng, jadi gaes, tenang gosah sedih, masih ada Kady dan Ezra kok disini, Cuma memang sebagian besar focus di Nik dan Hanna ya… mereka juga awesome kok! Gw langsung jatuh hati banget sama Nik dan Ella malah. Parah sik…

Lanjut ya, gw kebanyakan basa basi deh ah…

Dengan kegagalan pada serangan Kerenza, pesawat Hypatia dan Alexander, Direktur Forbisher yang mewakili beitech berniat untuk menghapuskan seluruh jejak, salah satunya dengan menghancurkan Stasiun Heimdall, dengan menugaskan tim auditor Beitech (disini gw bingung, tim auditor apa assassins yak, beda tipis).

Tim auditor yang dimpimpin oleh Cerberus pun langsung menginvasi stasiun Heimdall, banyak prajurit terlatih yang ditugaskan, sesaat setelah memasukin stasiun Heimdall (dengan mengenderai Pesawat Mao) mereka langsung membunuh komandan tertinggi Heimdall yaitu Mr, Donnelly. Stasiun yang didiami oleh ribuan orang ini mendadak lumpuh, banyak petugas yang mati terbunuh karena serangan, tapi tak sedikit juga yang terjebak dalam ruangan menunggu nasib.

“Berpikir sebelum bertindak, itu aturannya. Kalau kau mengenali musuhmu dan mengenal dirimu sendiri, kau tidak akan terancam dalam ratusan pertempuran”

Hanna Donnelly putri dari komandan Heimdall, selama ini dididik ala militer oleh sang ayah. Ketika invasi terjadi, ia berada di area yang tepat sehingga selamat dari penyerangan, dengan seluruh ilmu yang ia miliki, ia pun berusaha menghentikan serangan tim auditor. Tapi ia tidak sendiri, ia dibantu oleh Nik dan sepupunya ella malikov  yang merupakan anggota House of Knives (salah satu kelompok penjahat luar angkasa).

“Kesabaran dan keheningan memiliki satu putri cantic. Dan namanya adalah Balas Dendam”

Lalu apakah mereka mampu bertahan hidup?

Waduh! Gemina ini seru banget gaes! Dan tebel bangeeett.. tapi asli ga nyesel bacanya, walau itu tadi gw lupa detail kecil di buku satu , tapi gapapa lah, gw menikmati banget ngebaca gemina ini. Sesuai dengan tema nya, illuminae masih bertahan pada konsep teknologi tingkat dewa nya. Dan disini lagi-lagi kita disuguhkan dengan format pengisahan yang cukup unik, tidak hanya transkip video dan audio, namun juga transkip chat antar tokohnya. Gw gemesh setiap Ella sama Nik bercanda di chat Palmpad ( serangan kapitaaalllll dor dor dor)   dari chat mereka aja gw udah ngerasa kalau duo sepupu ini deket banget. Ga Cuma antara Ella dan Nik, tapi juga Nik yang cinta buta ama Hanna itu gemesin bangeettt….

Selain transkip, gemina masih juga mencatumkan foto-foto, kali ini foto tim auditor, jadi seru ngebayangin muka aslinya booooo… nah, istimewa nya gemina, kali ini Marie Lu (penulis fav gw) ikut bantu menyumbang ilustrasi loohhhhhh, kece banget gambar-gambarnya, ada gambar sketksa muka hanna dan nik juga! Gemaassshhh.

Gemina masih segila itu, parah sekarang mah, kalau di Illuminae kita menyaksikan pertarungan antar pesawat di luar angkasa macam star wars, nah kali ini, pertarungan dan tembak-tembakan di dalam stasiun ala ala film action.

Bukan Amie Kaufman dan Jay Kristoff kalau membuat kisah illuminae ketebak. Karena.. ya TUHAN, plot twist nya………………………………………… gw beneran sampe………………………………… parah sik…………………. Ko bisa kesitu ya………………..

Dan endingnya Cliff Hanger banget saudara-saudara!!!! Untung gw udah beli Obsidio ver inggris karena diskon di periplus, jadi bisa langsung baca.. huff

Gw lebih suka Gemina dari illuminae, banyak adegan yang bikin gw ngakak banget (ella dan Nik) ada yang bikin haru juga (mostly karena hanna) dan tadi,, plot twist nya sinting! Kalau dibilang sukaan mana Hanna Nik atau Kady Ezra, gw masih suka Kady Ezra sih… haha tapi I love Nik!!!!!

“bersama-sama, mereka sanggup melakukan apapun yang mereka tidak yakin bisa mereka lakukan sendiri”

Oh ya, sedikit bahas cetakan bukunya, makasih ya penerbit spring, menurut gw kualitas cetakan di buku kedua ini lebih baik dari buku pertama, tulisannya lebih jelas, walauuuuu mohon maaf ini, ada footnote yang keluar garis, ganggu banget,, mungkin next time bisa diperbaiki layout nyaa…