Book Review – Red Queen #3 : King’s Cage by Victoria Aveyard

King’s Cage merupakan salah satu novel yang gw tunggu-tunggu banget di Tahun 2017 ini. Yup novel ini merupakan seri ketiga dari Red Queen series. Sebelumnya buku kedua nya yang berjudul Glass Sword sudah diterbitkan tahun 2016 lalu. Terjemahan keduanya juga sudah rilis loh, diterbitkan oleh Noura Books yah semoga King’s Cage juga segera diterjemahkan ya.

Sinopsis :

20170222_124304_zpsfsvcx40h

Paperback, 528 pages

Published February 7th 2017 by HarperTeen

Original Title : King’s Cage

Series : Red Queen #3

ISBN 0062661914 (ISBN13: 9780062661913)

Mare Barrow terjebak dan terpenjara di dalam istana. Ia menjadi tahanan dari seseorang yang pernah ia cintai sekaligus seorang raja yang sangat ia benci, Maven Calore. Mare kehilangan kekuatan nya dan tak bisa berbuat apapun. Mare lebih memilih untuk dihukum hingga mati namun Maven menolak, ia tidak ingin menyakitinya apalagi membunuhnya, ia hanya ingin Mare berada didekatnya.

Maven berusaha agar Mare mengikuti seluruh perintahnya dan menjadikan nya boneka untuk menghancurkan Scarlet Guard dan New Bloods. Namun, ambisi dan obsesi Maven tersebut membuatnya kehilangan para pengikut setia kerajaan, satu demi satu pengkhianatan pun terjadi. Maven pun memutar otak untuk mengatasi hal tersebut dan berusaha menjadikan lawan menjadi kawan agar semua rencana pembataian berhasil.

Di sisi lain, Cal dan Scarlet Heart berusaha menyusun rencana setelah Mare ditangkap. Mereka ingin menyelamatkan Mare dan menghabisi maven, namun semua itu tidak mudah disaat Maven mengeluarkan propaganda yang menghancurkan nama Scarlet Guard. Hingga akhirnya, satu demi satu aliansi mereka kumpulkan untuk memulai perang.

Lalu apa yang akan dilakukan Maven, Mare dan Scarlet Guard? Siapakah yang akan berhasil menghancurkan antara satu dan lainnya?

Review :

Setahun terakhir gw ketar-ketir banget nunggu novel ini rilis, karena jujur, gw ga terlalu suka sama Glass Sword, terlalu mengecewakan buat gw. Mungkin alasan nya Biased banget sih, karena setting nya diluar kerajaan dimana Maven ga memegang peranan penting dalam kisah-kisah di Glass Sword,,, boro-boro memegang peranan, munculnya aja seiprit. Dan gw agak malas sama kelakuan Cal yang kebanyakan galau di Glass Sword. Makanya, gw berharap lebih di King’s Cage ini.

Dari judulnya aja udah ketebak kan, King’s Cage ini mengambil latar di dalam istana, iya istana nya Maven. Jadi gw mengharapkan porsi Maven akan lebih besar disini.

Seperti yang diduga, lebih dari separuh kisah di King’s Cage ini adalah tentang Mare dan Maven. Gw suka banget kenapa? Karena kita bakal dibuat memahami kenapa Maven seperti ini. Dari awal gw emang ga bisa menyalahkan Maven 100% karena sebenarnya yang berada di balik semua ini adalah Sang Ibu. Tapi apakah setelah kematian sang ibu Maven akan tetap dengan sifat lamanya? Nah itu yang akan diceritakan didalam novel ini.

Gw suka ketika maven mulai berani membuka hatinya ke Mare…

“It’s the only way you’ll stay with me”

Dan… gw luar biasa sedih sampe bawa-bawa perasaan setiap Maven nemuin Mare. Dia itu Nampak fragile banget. Dan gw gemas setengah mati sama keduanya. Mereka tuh terkana sindrom Love Hate Relationship jadi ya.. pengen gw toyor satu-satu.

“You are the only person I care about, the only person who reminds me I am alive. Not empty… not alone”

Terus tanggapan Mare gitu doank…. *siapin piso

Apakah kisah di King’s Cage hanya tentang kelabilan kisah cinta Mare dan Maven? Oh nggak… di buku ketiga ini bakal dijumpai konflik politik yang jauh lebih banyak dari sebelumnya. Kalau di Red Queen hanya berkutat pada Kerajaan…. Di Glass Sword fokus pada Scarlet guard. Nah di King’s Cage akan banyak tokoh-tokoh, aliansi bahkan kerajaan baru yang muncul.

Masing-masing pihak akan menggunakan misi dan taktik politik mereka untuk meningkatkan kekuatan mereka. Sampai saat ini gw ga bisa bilang yang mana yang benar dan yang mana yang salah. Semuanya itu sebenarnya hanya ingin memuaskan ego masing-masing. Semuanya ingin berkuasa dengan caranya masing-masing.

Kita juga bakal menemukan banyak anggota NewBloods yang baru dengan berbagai kekuatan. Tapi saking banyaknya tokoh baru, jujur aja gw pusing sendiri baca nya. Terlalu dilebarkan permasalahan nya…. Tapi gw suka pengembangan karakter Maven, dan tetep kesel sama kelabilan Mare apalagi Cal. Astaga orang kayak gini bisa jadi putra mahkota..! Maven aja ampe bilang… Cal itu penurut, dia itu followers dia ga bakal bisa jadi raja yang lebih baik dari Maven. Dan gw setuju banget!

Seperti sebelumnya, POV dari King’s Cage ini ga hanya satu, tapi ada beberapa, dan kali ini akan ada pov dari Cameron sampai Evangeline. Gw berharap ada pov dari Cal atau Maven,, tapi rasanya Cuma mimpi.

Overall, King’s Cage lebih baik dari Glass Sword, Cuma gw agak kecewa karena ternyata ini bukan novel terakhir dari seri Red Queen, karena ternyata masih berlanjut! Padahal menurut gw, dari jaman Glass Sword sampai King’s Cage ini, ceritanya terlalu bertele-tele, terlalu melebar, padahal bisa loh seri ini hanya sebagai trilogy dengan cerita yang lebih dipadatkan. Bisa loh….

Tapi entah lah mungkin sang penulis masih memiliki kejutan di buku selanjutnya. Apalagi mengingat akhir cerita di King’s Cage ini yang agak nge-Twist.

Terus,,, gw harus menunggu satu tahun lagi untuk buku keempat…. Ko tega sih? T______T

Gw kan masih kangen maven banget-banget T_____________________T

Oh iya dari awal baca Red Queen, gw punya Fancast sendiri yang menurut gw pas banget wkwkwk apakah kalian setuju? *kabur bersama Maven

fb_img_1489315088073_zpsjjjgsr08

Advertisements

10 thoughts on “Book Review – Red Queen #3 : King’s Cage by Victoria Aveyard

  1. Senangnya bisa tahu dkit sinopsisnya.. abis dari kemaren2 nyari masih english semua hehehe.. jadi gak sabar pengen punya bukunya.. tapi seriusan bukan buku terakhir?! 😥..
    Hebat banget y nunggu 1 thn untuk tahu endingny hehehe..
    Thank u y buat sinopsisnya.. 😊

  2. bukan! masih ada lagi.. iya aku udah harus nunggu setaun buat baca kings cage dan skrg masih harus nunggu setaun lagi,,, sedihnyaa….

  3. Ternyata king’s cage ini bukan buku terakhir ya?aku pikir udah terakhir 😥😥 yg selanjutnya judulnya apa?aku cari2 msh blm ada judul ya kayaknya. Btw,wkt mulai baca red queen,aku juga jatuh cinta sm karakter maven 😁😁 aku ngeship bgt mare sm maven.kesannya ada tantangan tersendiri utk d taklukan..hahaha..salam kenal

  4. Iyaaa kupikir buku terakhir..Ternyata bukan.. Blm di announce jg judul buku keempat kayaknya.. Kamu da baca kings cage? Samaaa aku ngeship mereka dr awal! Aku percaya ko maven ada sisi baik hihi lg dr awal keliatan mare mah sukanya ama maven..Cm mare galau mulu jd gitu… Iyaaa salam kenal belaaaa

  5. yaampun, udah baca yg ketiga 😅, dan masih ada lanjutannya.. apa daya aku masih baca yg pertama, udh mau lanjut ke glass sword sih. btw ikut seneng juga udh tau sinopsisnya, wkwk

  6. Yap, gue di seri red queen ini paling suka sama Maven, entah kenapa gue lebih tertarik sama dia daripada pemeran lainnya termasuk Mare. Menurut gue Maven itu membawa perasaannya di setiap tindakannya kepada Mare, jadi perasaan gue juga ikut ke bawa Huhuhu… Gue juga kecewe gitu sama Glass Sword, karena di situ bagian Maven cuman sedikit banget, mana yg di kasih tahu cuman surat surat dari Maven doang. Kirain gue yang jatuh cinta sama sosok Maven gue doang, ternyata banyak juga. Love Maven :*

  7. Banyak ko yg suka maven… Wkwk kalo gw pribadi karena dia itu misterius dan sbnrnya baik..Tp dengan caranya. Makanya gemesh.. Samaa gara2 maven dikit gw jg kesel baca glass sword..Untung di kings cage banyak wkwkwk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s