Book Review : One by Sarah Crossan

Ah,,, akhirnya berhasil menamatkan Novel “One” karya Sarah Crossan. Sebenarnya ga butuh waktu lama buat bacanya sih , Cuma kebetulan dua minggu lalu pas lagi asik-asik baca eh ternyata ada halaman yang kelongkap, alhasil harus retur dulu ke penerbit, jadilah baru bisa menamatkan nya minggu lalu, dan Cuma dalam waktu 1.5 jam aja hahaha..

Novel setebal 414 halaman yang dituliskan oleh Sarah Crossan ini terbit pertama kali pada September 2015 dan rasanya sukses memenangkan beberapa award seperti Carnegie Medal (2016) dan YA Book Prize (2016). Dan bulan lalu penerbit spring berbaik hati untuk menerbitkan novel “unik” ini.

20170306_161838

Sinopsis

Grace dan Tippi adalah sepasang anak kembar. Tapi mereka bukan hanya anak kembar biasa, tapi anak kembar siam yang memiliki tubuh bersama. Tubuh mereka terpaut mulai dari pinggul, hingga menyulitkan mereka untuk sekedar berjalan. Ketika ingin berjalan mereka harus bersandar pada Kruk masing-masing.

Karena kekurangan inilah, Grace dan Tippi tidak dapat bersosialisai dengan orang lain, mereka enggan menerima pandangan remeh dari orang lain. Untuk bersekolah pun mereka memilih untuk Homeschooling.

Tapi kondisi ekonomi keluarga yang ditopang hampir sepenuhnya oleh sang ibu tak sanggup lagi memenuhi kebutuhan Homeschooling tersebut, hingga akhirnya Grace dan Tippi harus rela untuk bersekolah di Sekolah Negeri bagi anak anak berkebutuhan khusus yang dibiayai oleh Pemerintah.

Pada awalnya Grace dan Tippi takut menjadi tertawaan dan cibiran dari teman-teman di sekolah baru mereka. Namun, ternyata mereka menemukan dua orang sahabat baru Yasmeen dan Jon yang mau menerima keadaan mereka apa adanya.

Grace dan Tippi pun mulai melakukan hal-hal baru, hal-hal yang dilakukan anak-anak normal pada umumnya. Mereka pun mulai merasakan persahabatan bahkan cinta. Tapi apakah semua benar-benar bisa berjalan sesuai yang mereka inginkan?.

Review

Sepertinya baru pertama ini saya membaca novel tentang anak kembar siam, jujur ga pernah kebayang sebelumnya. Makanya pas tahu Spring mau terbitin novel dengan tema seperti ini saya langsung PO XD.

Selain tema yang unik, cara sang penulis menggambarkan isi hati si kembar melalui POV Grace juga terbilang unik. Kita seolah-olah diajak membaca Buku Diary seorang Grace. Mengetahui apa yang ia rasakan sebagai seorang kembar siam. Nah, karena bentuknya yang seperti buku Diary ini, cara penulisan nya juga seakan menulis di buku Diary, jadi halaman yang terisi Cuma setengah halaman, dengan kalimat yang tidak utuh di setiap barisnya, jadi ga heran kan, kalau saya baca nya cepet banget.

Saya salut sih sama Sarah Crossan, maksud saya dia bisa gitu ya dia berusaha memahami dan menuliskan perasaan kembar siam, I mean di lingkungan sehari-hari pun jarang banget ada kasus kayak gini. Saya pribadi jadi banyak belajar tentang mereka, dan bagaimana menghadapi atau menangani mereka.

Cover buku nya juga cukup oke, dengan warna-warna yang soft.

Tapi ya… entah lah saya tetap merasa ada yang kurang pada buku ini, efek yang ditimbulkan terhadap saya tidak terlalu mendalam, pas selesai baca ya udah gitu doank rasanya.. konflik nya kurang panas, dan saya agak malas juga karena percakapan nya agak banyak, serasa baca Script dibandingkan novel hihi

Dan karakter-karakter nya juga biasa-biasa aja, klimaks nya juga kurang di eksplore , disaat saya berharap novel ini bisa sedikit mendramatisir, tapi justru sama sekali nggak.. padahal mungkin agak sedikit seru ya kalau dibumbui sedikiiittt  aja drama #eh.

Overall, novel ini adalah bacaan ringan yang cukup oke dibaca kalau kamu pengen tau apa sih yang ada di pikiran orang-orang dengan kekurangan tertentu…

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s