Graphic Novel Percy Jackson #2 – Percy Jackson and The Sea Of Monster

0

Akhir akhir ini lagi marak banget yang namanya Graphic Novel ya, alias adaptasi novel ke comic. Nah salah satunya yang ikutan hype dari dulu adalah graphic novel series Percy Jackson. Gw adalah salah satu fans percy, namun untuk mengoleksi Graphic Novel ini rasanya ga kuat.. mahal banget harganya…jadilah pas ke BBW nyari2 ini.. di BBW satu nemu buku ketiga nya dengan kondisi mulus,, tp di BBW kedua lagi ga jodoh, dapet sih tapi kondisi covernya udah agak rusak.. tapi ga masalah lah ya,, yang penting dalem nya masih bagus.

Sinopsis (From Goodreads)

IMG_20170523_081217_946

Paperback, 128 pages

Published July 2nd 2013 by Disney-Hyperion

ISBN 142314550X (ISBN13: 9781423145509)

Edition Language English

Series Camp Half-Blood ChroniclesPercy Jackson and the Olympians: The Graphic Novels #2

Seventh grade has been surprisingly quiet for Percy Jackson. Not a single monster has set foot on his New York prep-school campus. But when an innocent game of dodgeball among Percy and his classmates turns into a death match against an ugly gang of cannibal giants, things get…well, ugly. And the unexpected arrival of his friend Annabeth brings more bad news: the magical borders that protect Camp Half-Blood have been poisoned by a mysterious enemy, and unless a cure is found, the only safe haven for demigods will be destroyed.

In the follow-up to the wildly popular The Lightning Thief, The Graphic Novel, Percy and his friends must journey into the Sea of Monsters to save their camp. But first, Percy will discover a stunning new secret about his family–one that makes him question whether being claimed as Poseidon’s son is an honor or simply a cruel joke.

Featuring a faithful adaptation by Robert Venditti, stunning artwork by Attila Futaki, and sumptuous colors by newcomer Tamas Gaspar, Rick Riordan’s blockbuster book comes to life in The Sea of Monsters, The Graphic Novel.

Review

Di Graphic Novel, kisah Percy Jackson ini terkesan di persingkat, banyak detail-detail yang ga dijelaskan sama sekali. Sepertinya memang yang diambil hanya kisah-kisah utama nya aja. Wajarlah ya,, soalnya kan comic, kalo ketebelan juga ga asik.. lagi kalau mau lengkap bisa baca langsung di novelnya XD

Gambar di Graphic Novel ini lumayan oke lah, walau dibandingin sama Graphic Novel nya Legend agak jauh hihi.. tapi ga masalah kok.. percy is always lovely *bias

Duh semoga di BBW yang akan datang bisa beli buku ke 1, 4-5 nya, amin

Anyway gw bingung mau nulis apa, jadi udahan dulu ya.. *dilempar

Review : Archie Meets Glee (Archie & Friends All-Stars #18) #ArchieComics

0

Dulu gw sama sekali ga tahu siapa dan apa itu Archie Comics, maklum gw emang ga terlalu aware sama komik amerika. Nah pas awal tahun kemarin, ada teaser tv series baru yang judulnya Riverdale, dan baru liat teaser nya aja gw udah suka banget, dan memutuskan untuk ngikutin series ini dari awal penayangan nya.

Usut punya usut, ternyata Riverdale ini nama lokasi / setting di universe nya Archie Comics, dengan tokoh utama si Archie. Wooow!

Semenjak itu, gw bertekad untuk mengoleksi salah satu komik nya kok Cuma satu? Ya karena 1 komik aja harganya mahal gila,, ga kuat kantong adek bang . Pas awal ngecek di periplus, harganya wow banget, 1 komik bisa 200k.. gw dan kantong gw pun menyerah…

Beruntunglah, pas ada event BBW kemarin, gw menemukan 1 buah Archie Comics ini! Plus 1 lagi sih tapi Cuma edisi cover doank ga ada ceritanya jadi ga gw ambil betapa senangnyaaaa gw oke lebay. Secara buat nemuin komik ini, gw harus tawaf dulu keliling rak buku dan ngeliatin satu-satu.. huhuhu mana harganya murah lagi Cuma Rp 75k kalau ga salah! Hurray!

Oke Archie Comics, yang gw temuin ini berjudul Archie Meets Glee (Archie & Friends All-Stars #18) yang ternyata merupakan cross over Archie Comics dan Glee.. ihh menarik!

Mari kita cuap cuap sedikit !

Sinopsis

IMG_20170522_133829_193

Paperback, 112 pages

Published August 6th 2013 by Archie Comics (first published June 4th 2013)

ISBN 1936975459 (ISBN13: 9781936975457)

Edition Language English

Series Archie & Friends All-Stars #18

Dilton Doiley salah satu murid riverdale high yang cinta sains, melakukan uji coba dengan membuat “Portal-Porter” yang dapat membawa dirinya ke universe lain. Pada awalnya uji coba ini hanya ia lakukan seorang diri, ia bisa menampakan wajahnya ke sebuah loker di McKinley High School dan berkomunikasi dengan salah satu siswi disana.

Suatu saat Dilton ingin mengajak siswi tersebut bertukar universe, namun kecelakaan sains terjadi, Portal Porter nya mengalami gangguan dan mengakibatkan sebuah ledakan partikel yang memindahkan sebagian siswa riverdale high ke MckInley high School dan juga sebaliknya.

Archie, Betty, Veronica, Jughead dan Riverdale Gang lainnya pun bertemu dengan McKinley high gang seperti Rachel, Finn, Artie, Kurt dan anggota Glee Club lainnya!

Disinilah keseruan nya, bagaimana reaksi mereka ya ketika berhadapan dengan siswa dari universe lainnya?

Review

Ini bukan kesalahan Barry Allen kan???

Itulah yang gw pikirkan ketika baca komik ini,, wkwkwkw gw ga sangka si Dilton Doiley (yang rasanya belum muncul di Tv Series Riverdale) ini melakukan uji coba sains sedemikian rupa…

Ngakak banget pas si Dilton ngebandingin murid riverdale dan murid McKinley, menurut dia, di Riverdale dan McKinley banyak banget tokoh-tokoh yang memiliki “karakteristik” yang sama. Sebut saja Finn dan archie tipe cowok popular. Terus ada veronica dan Rachel yang sosialita.. atau Artie dan Dilton yang doyan sains? Wew kalau dijabarin bener-bener mirip loh…

Dan gw kocak aja ngeliat shock nya mereka pindah ke universe baru, heboh nya Veronica dan betty yang rebutan archie atau jughead yang sibuk sendiri sama topi nya itu…

Rasanya ga butuh waktu lama bagi mereka untuk adaptasi yah… kebetulan kedua tokoh2 utama di 2 universe sama – sama suka musik jadilah dimana pun universe mereka, mereka akan tetap nyanyi! Dan sumpah! Gw pengen banget kalo di tv series ada cross over GLEE DAN RIVERDALE! Terus manggung bareng! Pasti seruuuuuu

Anyway buat yang baca komik dan nonton tv series nya pasti udah ngeh ya kalau ada beberapa perbedaan antara keduanya, salah satunya yang gw sebutkan itu, di comic, dari awal veronica ini udah rebutan archie sama betty, beda sama tv series dimana awalnya vero itu kalem dan lebih milih persahabatan… cherryl? Tetep seperti cherryl yang biasa wkwkwk

Jughead pun lebih keliatan kayak manusia yang hidup di dunia sendiri tanpa interaksi sama gang lainnya wwkwkwkw

Kemudian di comic ada the archies, band buatan archie dan kawan-kawan, kalau di novel si archie masih solo yaa… dan di comic The Archies ini saingan banget sama jossie and the pussycats…

Ah buat yang penasaran kayak apa.. silahkan baca sendiri XD

 

Book Review : Critical Eleven by Ika Natassa

2

Baiklah… kali ini gw akan ngebahas tentang salah satu novel dari penulis kesayangan yaitu Critical Eleven nya kak ika natassa. Kebetulan novel ini sudah diadaptasi ke layar lebar dan masih tayang di bioskop loh! Jadi yang belum nonton buruan deh nonton!

Anyway, Sebetulnya gw udah baca novel ini dari pas pertama terbit, Alhamdulillah gw menjadi salah satu org yang beruntung untuk ngedapetin edisi special nya.. gw masih inget banget, waktu itu novel ini sampe rumah pas bulan puasa, dan gw harus nahan banget biar ga nangis Bombay, karena yah kan ga boleh berlebihan ya pas bulan puasa…

4_BI6umE2H

Pas awal baca, gw da jatuh cinta sama novel ini, karena gw ga sangka kak ika bakal mengambil tema seperti ini, I mean walau gw belum berumah tangga, gw kayak bisa ngerasain perasaan anye dan ale.

49ITDqmE8i

Nah,,, pas gw tau film nya akan segera tayang, gw pun langsung baca ulang novelnya, lumayan buat nge-refresh ingatan, walau gw tahu, hal ini akan menjadi boomerang bagi gw sendiri, kenapa? Karena gw tipikal yang akan membandingkan novel dengan filmnya, dan hal ini bisa jadi negative point tersendiri..

Baiklah, daripada gw kebanyakan curhat mending gw cerita sedikit tentang novel ini…

Sinopsis (From Goodreads)

IMG_20170512_081253_529

Original Title : Critical Eleven

Paperback, 344 pages

Published August 10th 2015 by PT Gramedia Pustaka Utama

ISBN13 : 9786020318929

Edition Language : Indonesian

Literary Awards :

Anugerah Pembaca Indonesia for Sampul Buku Fiksi Terfavorit DAN Nominasi Buku dan Penulis Fiksi Terfavorit – Shortlist (2015)

Dalam dunia penerbangan, dikenal istilah critical eleven, sebelas menit paling kritis di dalam pesawat—tiga menit setelah take off dan delapan menit sebelum landing—karena secara statistik delapan puluh persen kecelakaan pesawat umumnya terjadi dalam rentang waktu sebelas menit itu. It’s when the aircraft is most vulnerable to any danger.

In a way, it’s kinda the same with meeting people. Tiga menit pertama kritis sifatnya karena saat itulah kesan pertama terbentuk, lalu ada delapan menit sebelum berpisah—delapan menit ketika senyum, tindak tanduk, dan ekspresi wajah orang tersebut jelas bercerita apakah itu akan jadi awal sesuatu ataukah justru menjadi perpisahan.

Ale dan Anya pertama kali bertemu dalam penerbangan Jakarta-Sydney. Tiga menit pertama Anya terpikat, tujuh jam berikutnya mereka duduk bersebelahan dan saling mengenal lewat percakapan serta tawa, dan delapan menit sebelum berpisah Ale yakin dia menginginkan Anya.

Kini, lima tahun setelah perkenalan itu, Ale dan Anya dihadapkan pada satu tragedi besar yang membuat mereka mempertanyakan pilihan-pilihan yang mereka ambil, termasuk keputusan pada sebelas menit paling penting dalam pertemuan pertama mereka.

Short Review

Awalnya gw pikir, karena ini tentang ‘risjad’ gw bakal baca cerita cinta tentang how this good guy trying to get his lover… belum sampai tahap pernikahan..

“Berani menjalin hubungan berarti berani menyerahkan sebagian kendali atas perasaan kita kepada orang lain. Menerima fakta bahwa sebagian dari rasa kita ditentukan oleh orang yang menjadi pasangan kita.”

Tapi ternyata.. baca critical eleven kita kayak dibawa menuju masa lampau dan masa saat ini.. flashback… and it’s so good..

Gw tetep nangis walau udah baca novel ini dua kali. *deep sigh..

Berkali2 mata berkaca-kaca… sepanjang baca buku ini.. beneran sedih rasanya.. dan kepikiran.. gimana ka ikanatassa bisa kepikiran cerita kayak gini hehehe..

And after I read it.. i totally learned too many things..

Gw suka dengan sosok ale yang tenang dan kalem, hingga akhirnya dia mendapatkan cinta nya. Gw suka cara dia untuk tetap teguh mempertahankan istrinya, yah well walau ia jatuh cinta hanya dalam 11 menit, tapi bukan berarti cinta itu ga bisa berakhir untuk selamanya kan? Ale is a good man…

“Dengan kamu, aku sudah bakar jembatan, Nya. I’ve burned my bridges. There’s no turning back. There’s only going forward, with you.”

Tapi sesempurna apapun ale ini, tetep dia adalah seorang manusia yang ga luput dari kesalahan, karena sebuah kalimat ia nyaris menghancurkan rumah tangga nya sendiri…

Dan anya… gw berasa paham posisi dia, walau gw belum nikah, belum pernah hamil.. tp rasanya kehilangan darah daging sendiri pasti sedihnya luar biasa ya,,, apalagi disaat butuh dukungan, tapi sang suami malah menyalahkan dirinya… pasti sakit… dan gw paham kenapa dia sampe seperti itu..

“Nya, orang yang membuat kita paling terluka biasanya adalah orang yang memegang kunci kesembuhan kita.”

Hiburan banget bagi gw ngeliat si tengil harris risjad ada disini,,, walau seperfect apapun ale,, tetep harris itu nomor satu buat gw hahahaha..

Satu hal lagi, bukan ka ika namanya, kalau nulis sebuah buku tanpa Quote-Quote yang apik dan kece banget… di Critical eleven pun banyak banget kalimat yang quoteable loh!

“Some wish remains a wish for as long as we live. Bukan karena kita kurang berusaha, namun karena memang sudah begitulah takdirnya.”

Anyway, gw udah nonton film nya, and it’s also good… dengan semua actor dan actress yang luar biasa, novel ini semacam dihidupkan ke dunia nyata… walau ada beberapa perubahan di dalamnya, tapi tetep film nya juga worth it untuk ditonton =]

Mumpung film ini masih ada di bioskop.. yukkk nonton yukk… jangan sampai menyesal loh!

Book Review : Trials of Apollo #2 The Dark Prophecy by Rick Riordan

0

Hap hap hap setelah setahun akhirnya seri kedua dari Trials Apollo rilis juga! Yeay! The Dark Prophecy is here! Karena saking keponya, saya langsung PO ke periplus, ke tokonya! Jadi pas hari H rilis, saya bisa langsung jemput bukunya ga pake nunggu dikirim kerumah. Kebetulan periplus ada di mall seberang kantor, jadi tinggal jalan kaki XD

Anyway, saya udah baca ini dari awal mei kemarin, tapi belum sempet untuk nulis review nya… maafkan ngomong sama diri sendiri. Jadi karena ini lagi sedikit senggang, saya putusin untuk mengumpulkan segenap pikiran dan hati (?) untuk menulis review singkat ini… baiklah mari kita mulai…

Sinopsis

IMG_20170502_133116_199

Original Title  The Dark Prophecy

Hardcover, 432 pages

Published May 2nd 2017 by Disney-Hyperion

ISBN 1484746422 (ISBN13: 9781484746424)

Edition Language English

Melanjutkan kisah di buku sebelumnya, Apollo masih dihukum menjadi manusia oleh sang Ayah Zeus. Ia  harus berjuang untuk beradaptasi sebagai seorang remaja tanpa kekuatan apapun bernama Lester papadopoulus.

Ditengah hati yang tercabik setelah ditinggalkan oleh teman baiknya Meg. Apollo bertekad untuk menyelamatkan Oracle kuno yang tersisa. Apollo pun pergi ke Amerika Utara, ia tidak sendiri, melainkan ditemani oleh sang demigod Leo Valdez dan Calypso.

Ditengah perjalanan, mereka diserang oleh anak buah Nero dan Comodus yang merupakan member dari Triumvirate. Beruntunglah Hemithea dan Josephine yang merupakan mantan pemburu artemis menolong mereka. Apollo, Leo dan Calypso dibawa ke Waystation, sebuah rumah aman yang dibangun oleh Hemithea dan Josephine. Disanalah mereka menyusun rencana untuk menyelamatkan oracle, meg, georgina (anak angkat Hemithea dan Josephine), menghancurkan Comodus serta menjawab Dark Prophecy.

Lalu apakah Apollo bisa menjalankan misi tersebut?

I Chopped Those Onions With My Own Ex Godly hands You’d better eat them

Review

Baiklah… om rick tetep om rick yang dulu..! selalu bisa bikin senyum-senyum dan ketawa-ketawa pas baca kisah-kisah yang ditulis. Dan kali ini om rick juga cukup sukses untuk menghibur saya dengan kisah di buku kedua TOA ini. Walau sebenernya secara konflik, om rick terkesan menggunakan formula yang sama, tapi entah kenapa ia tetap bisa menyusun kisah sedemikian rupa yang menarik dan menghibur.

Kehadiran Leo dan Calpyso disini benar-benar menghibur. Bayangin aja, seorang Apollo yang Drama King ditambah Leo yang tukang nyinyir plus Calpyso yang kerjaan nya ngomel ke Apollo.. bikin gemes!

Leo ke Calpyso itu sweet banget … tapi sweet nya dengan cara nya sendiri… dan juga sebaliknya.. kelihatan banget Calypso itu sayang banget sama Leo.

Lovebirds arguing.. Trouble in Elysium? I’ll just scrub these plates

Dan beneran deh saya dibuat ngakak setiap interaksi Calypso sama Apollo. Asli deh, berantem mulu kerjaan nya hahahahaha

When I was a GOD, I would’ve been pleased to have a beautiful woman pull me behind a building. But as Lester with Calypso, I was more likely to get killed than kissed.

Om rick emang jawara bikin quote-quote dan kalimat-kalimat kocak wkwkkww…

Now if Only I could remember my name. it occurred to me that I had two of them. Was one of them Lester? Oh Dear. How Awful! The Other was something that begin with an A.

Alfred? Hmmm No…. That Would Make this young girl Batman, and it didn’t feel right.

Makin kesini, kedewasaan Apollo makin meningkat, jauh banget deh dibandingin sama Apollo yang dulu. Walau tetep selalu bilang dia ogah bertarung atau ngejalanin misi.. tapi kenyataan nya dia berjuang paling keras dan bertanggung jawab banget…

Disini om rick ga terlalu ngejelasin tentang Nero seperti di buku 1, tapi kali ini salah 1 dari 3 anggota triumvirate yaitu Comodus yang jadi bintang nya… uhmmm kenapa ya? *evil smirk

It’s not how long you live that matters.it’s what you live for

Banyak banget kejutan-kejutan di buku kedua ini… dan ada tokoh lama yang juga hadir.. siapa? Ayo tebak!

Yang pasti ending nya selalu cliffhanger bikin kesel karena harus nunggu tahun depan T_T. anyway semoga penerbit Noura segera menerjemahkan buku ini ya!