Book Review : The Way I Used to Be by Amber Smith

Mungkin kalian lelah karena saya selalu menyayangi penerbit spring sepenuh hati,,,kenapa tidak? Penerbit ini nyaris selalu menerbitkan novel yang menurut saya menarik jika tidak semuanya mau kalian kategorikan berkualitas. Tidak hanya berfokus pada kisah cinta remaja, Penerbit Spring sesekali juga menerbitkan Novel dengan genre yang “Tak Umum” dengan kisah yang mungkin bisa dibilang “Slice of Life”. Setelah Underwater atau Golden. Kali ini Spring mencoba tantangan dengan menerjemahkan kisah tentang perkosaan melalui Novel “The Way I Used to Be” Karya Amber Smith. Well, ini novel Amber Smith pertama yang saya baca.

Sinopsis

Original Title : The Way I Used to Be

Paperback, 392 pages

Published September 2017 by Penerbit Spring (first published March 22nd 2016)

ISBN13 9786026682048

Edition Language : Indonesian

 20170921_111343-02

Eden McCrorey remaja 14 tahun jika tak mau dibilang anak-anak, Junior si SMA. Seorang adik kecil dan anak manis dikeluarganya. Semua tampak baik-baik saja sampai ketika sahabat sang kakak yang juga sudah dikenal oleh Eden sejak kecil, masuk kedalam kamarnya secara diam-diam. Disanalah ketika seluruh keluarga Eden telah terlelap, ia diperkosa, keperawanan nya direnggut di usia yang masih terbilang cukup muda. Eden pun tak bisa menyuarakan penderitaannya itu kepada seluruh orang karena ancaman yang ditujukan untuknya agar ia tutup mulut.

Kehidupan Eden pun berubah total.. atau sesungguhnya ia ingin berubah untuk mengobati masa lalu kelamnya? Entahlah… tapi Eden sang anak manis berubah menjadi gadis cantik yang menarik di tahun kedua SMA nya..

Eden berusaha mencari pelarian dan pembenaran akan kepedihan yang ia alami.. tapi hal tersebut justru membuatnya jauh dari keluarga nya… lalu mampukah Eden memberitahukan semua orang dan mengatasai trauma masa lalu nya?

Review

Lagi-lagi salut sama penerbit spring yang menerjemahkan novel dengan tema yang cukup “berani” sehingga tidak salah memang jika novel ini dipatok sebagai “novel dewasa”.

Sejak halaman pertama kita diajak terombang ambing di sebuah adegan perkosaan ke anak 14 tahun.. iya 14 tahun.. disaat anak seusianya masih menikmati masa masa cinta monyet pada umumnya, Eden harus menerima kenyataan pahit bahwa ia harus kehilangan keperawanan nya di usia muda oleh orang yang dekat dengan nya sejak kecil.

“Dan mungkin aku telah merusak kelenjar air mata sialanku ini, tapi kemudian aku hanya terengah-engah dan tersedu sedan. Aku merasa seperti akan tertidur dan tidak terbangun lagi-Jujur saja.. aku berharap itu terjadi”

Bisa ditebak, tragedi tersebut merubah hidupnya.. ditambah ancaman untuk menutup rapat mulutnya membuat dirinya mau tau mau berubah untuk menyesuaikan diri dari keadaan.

Setiap orang tentu nya mempunyai pilihan untuk mengatasi rasa ketakutan dan depresi nya.. dan bagi seorang Eden… ia harus berubah menjadi “Dewasa” pada waktu nya untuk menutupi segala kekurangan nya.

Tapi perubahan itu justru membuat nya membenci diri nya sendiri dan semua orang yang ingin membantu nya..

“ aku melakukan yang mereka mau.. yang orang minta… kenapa mereka tidak pernah mengajari ku untuk membela diri?”

Selama membaca novel ini.. saya dibuat gemas dan jengkel setengah mati karena kepengecutan Eden untuk mengungkapkan segala nya.. saya membenci cara Eden “lari” dari masalah.. dan benar-benar ingin teriak kepadanya untuk berhenti… hidup mu masih panjang! banyak orang yang menyayangi mu apa adanya…

Tapi well.. Saya bukan Eden… dan setiap orang punya pilihan nya sendiri..

“Semua kemungkinan ini berenang-renang dalam kepalaku, membuatku berpikir bahwa ‘Mungkin’ bisa menjadi kata lain dari harapan”

Jujur… Banyak pelajaran yang bisa diambil dari kisah ini.. dan buku ini layak untuk dibaca…
Walau menurut saya.. di pertengahan cerita terkesan bertele-tele, sehingga membuat akhir cerita menjadi terburu-buru..

Dan saya sebal karena tokoh yang saya suka…… ah sudahlah….

3.5/5 untuk The Way I Used to Be.. yang saya bulatkan keatas karena cover nya yang cukup cantik dan terjemahan nya yang seperti biasa mulus…. ❤

.

.

.

.

.

.

.

[CURAHAN HATI – SPOILER]

 

ASLI! Emosi banget bacanya, pas Eden menyianyiakan cowok sebaik JOSH.. rasanya pengen teriak dan narik Eden supaya saat itu dia ga pergi!

Awal nya saya berpikir, kisah akhirnya Eden akan kembali bersama Josh… layaknya kisah di novel-novel lain… TAPI KENAPAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAaa… sedih rasanya… pas di akhir berasa pengen nangis huhu

Udah jengkel dan kasian sama Edy dari awal.. jadi makin makin deh di akhir,,, fiuh

 

Advertisements

3 thoughts on “Book Review : The Way I Used to Be by Amber Smith

  1. Tidak berakhir bahagia ya.. ? kalau lihat resensi disini..
    aku penasaran sm proses Eden menghadapi kehidupannya setelah perkosaan tersebut..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s