Book Review : Years After by Orizuka (17 Years of Love Song part 2)

Menilik Goodreads dan Blog kemudian tersadar, sungguh pemalas kau Ade Nurmarita Sari… habis baca harusnya langsung nulis! Jadi pendingan ga banyak.. baiklah,, daripada Cuma diliat dan dipikirin tapi ga dikerjain, mending kita mulai aja ya nyicil satu-satu, syukur-syukur kelar semua dalam satu hari, sambil nunggu buka puasa.

Buku pertama yang akan gw bahas hari ini adalah “Years After” nya Orizuka. Jujur pertama kali Orizuka mengumumkan kalau aka nada sekuel dari 17 years of Love Song, gw langsung gegap gempita. Gimana nggak, novel yang udah gw baca nyaris 10 tahun lalu sampe termehek-mehek ternyata ada lanjutannya!

Langsung lah gw Pre Order Years After ini. Biar dapet feel nya, gw baca ulang deh 17 Years of Love Song, review nya disini ya… dan abis itu langsung baca Years After,,, ah bener,, feel nya langsung berasa!

IMG20180408135825

Sinopsis

Paperback, 280 pages

Published March 2018 by Puspa Populer

ISBN13 9786022140139

Edition Language Indonesian

 

Kisah Cinta Leo dan Nana tidak berhenti walau maut memisahkan. Dengan keteguhan hati, Leo pun membesarkan Lena, buah cintanya dengan Nana seorang diri. Keengganan Leo untuk mencari sosok pengganti Nana membuat Lena merasa bersalah. Menurut Lena, karena kehadirannya di dunia ini, Ayah nya harus kehilangan sosok yang paling ia cintai.

Mama… saat itu, Lena ingin menyerah.
Lena hanya ingin menyerah.
Bolehkan Lena menyerah?

Namun, beban tersebut tak lantas membuat Lena menjadi gadis pemurung. Ia tumbuh menjadi sosok ceria yang juga mencintai Baseball. Rupanya, buah jatuh memang tak jauh dari pohonnya. Walaupun begitu mencintai baseball, Lena tidak dapat memainkan olahraga tersebut, karena kondisi tubuh yang tidak mendukung. Untuk itu, ia bersikeras untuk bergabung di tim sekolah “The Regals”  dengan menjabat sebagai Manajer. Tapi ternyata menjadi manajer pun tak semudah yang ia pikirkan.

Mama saat itu, Lena belum sadar, bahwa Lena sedang jatuh cinta.

Kepada Regals.

Juga Kepadanya.

Lalu bagaimanakah kehidupan Lena selanjutnya?

Review

Orizuka adalah orizuka, sosok yang gw kagumi akan karya nya. Sama dengan karya sebelumnya, gw pun menyukai kisah di novel ini dan semudah itu bagi gw untuk menyukai tokoh-tokoh yang ada didalamnya.

Kali ini Orizuka kembali mengambil kisah anak SMA dan segala permasalahan di dalamnya. Yah bisa dibilang sama dengan 17 Years of Love song ya.. Namun kali ini tokoh utamanya adalah sang Anak, Lena. Kita akan diajak untuk memahami perasaan Lena yang hidup tanpa seorang Ibu, bahkan ia tidak pernah bertemu dengan Ibu nya satu detik pun. Ga hanya itu, kita akan diajak memahami perasaan seorang Leo yang memilih untuk setia pada satu cintanya.

Sosok Lena ini, begitu ceria dan dapat menghidupkan suasana, terlebih lagi dengan sifatnya yang extrovert nan lugu, membuat semua orang gemash. Gw suka banget interaksi dia sama Segara, sosok kakak kelas kapten baseball yang begitu mencuri perhatian.

Mama saat itu, Lena tidak tahu mengapa dia selalu hadir tepat waktu,

Tapi satu hal yang Lena tahu : Dia adalah penyalamat bagi Lena

Sosok Segara sendiri juga membuat kisah ini semakin manis. Bagaimana perjuangan dia untuk sesuatu yang sangat ia cintai, Baseball begitu mengingatkan kita sama Leo.

Walau Years After ini merupakan novel remaja, tapi ga ada kok kisah cinta yang menye-menye atau berlebih, justru berbeda dari 17 years of Love Song, novel ini lebih berfokus menceritakan kisah keluarga, persahabatan dan apa arti meraih mimpi.

“Kakak bisa berhenti dulu, Kakak bisa beristirahat. Kakak bisa berusaha lagi nanti”

Selain Leo, Nana dan Segara , kita juga akan diajak untuk berkenalan dengan Tim Baseball dan SoftBall The Regals.

Seperti biasa, Orizuka lebih memilih untuk menggunakan POV orang ketiga, jadi ga hanya Lena, kita akan dibuat paham permasalahan tokoh-tokoh lainnya. Dan sama juga seperti 17 years of Love Song, di akhir setiap bab, terdapat surat untuk Nana, tapi kali ini bukan dari Leo, namun dari Nana.

Walau Novel ini lebih ceria dibandingkan 17 Years of Love Song, tapi tetap ada beberapa part yang ngebuat mata gw basah,, hikz! Khas orizuka banget lah pokoknya.

Satu hal yang bikin gw agak sedih, kisahnya semacam buru-buru banget dan seakan ingin cepat selesai, padahal mah kalau mau di eksplore lagi juga bisa. Argh! Gw masih pengen tahu kisah segara…

Hari ketika kamu lahir, adalah hari ketika aku terselamatkan.

Terima kasih karena telah dilahirkan

Sekarang giliran ku untuk berjuang

Demikian karena gw buntu mau nulis apa, udah kelamaan juga bacanya jadi segini aja deh ya hahaha

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s