Book Review : Magnus Chase and The Ship of The Dead by Rick Riordan

0

Kalau dengar nama Uncle Rick, pasti yang terbersit dipikiran saya adalah “Love Hate Relationship”. Kenapa? Saya ini salah satu penggemar karya-karya om Rick, terutama Percy Jackson series… tapi karena itu juga saya agak sebel sama beliau, yah mungkin beberapa dari kalian tau kenapa… apalagi kalau bukan karena tindakan dia yang hobby ngeblock orang dan nyinyirin adaptasi film karya dia sendiri… fiuhh.. ga usah dibahas lah…

Kita ngebahas Magnus Chase series aja ya…

Magnus Chase merupakan trilogy karya om Rick yang mengambil tema dewa dewi “Nordik” yang mungkin banyak kalian ketahui melalui film Thor ya… dan kali ini, trilogy ini telah sampai di penghujung cerita… ah sedih rasanya pisah sama Magnus dan team nya… tapi mau bagaimana… Life must go on…

Nah buat yang ingin tau seperti apa kedua novel sebelumnya, bisa baca review saya disini : Magnus Chase The Sword of Summer & Magnus Chase The Hammer of Thor

 

Sinopsis

Paperback, 512 pages

Published October 2017 by Nourabooks

Original Title : The Ship of the Dead

ISBN13 : 9786023853793

Edition Language : Indonesian

Series : Magnus Chase and the Gods of Asgard #3

IMG_20171209_082623_021

Di akhir buku kedua “Magnus Chase : The Hammer of Thor” , Magnus dan kawan kawan dihadapkan pada sebuah kenyataan bahwa Ragnarok akan segera datang! Ah… bagaimana bisa? Padahal seharusnya Ragnarok tidak datang secepat ini! yah.. apalagi kalau bukan karena Loki!

Untuk mencegah Ragnarok, Magnus yang dibantu Hearthstone, Blitzen, Samirah, Alex dan gank Valhalla lantai 19 : TJ, Mallory dan Halfborn berusaha untuk mencari dan mengalahkan Loki. Tapi bagaimana caranya? Loki kan sangat licik dan punya berbagai cara untuk melakukan tipu daya kejahatan.

Magnus dkk pun harus menyeberangi lautan dan mengitari dunia untuk bertarung dengan Loki. Untuk itu Magnus harus berguru secara langsung kepada ahli lautan.. siapa lagi kalau bukan pacar sang sepupu, Percy Jackson.

Tapi hanya dengan berguru pada Percy maka Loki terkalahkan? Tidak semudah itu! Belum apa-apa berbagai rintangan pun terjadi.. Magnus dkk harus berjuang melawan Naga hingga Puluhan Raksasa. Ditengah perjalan Magnus juga bertemu sang kakek kandung yang memiliki kaki aduhai #eh

Lalu bagaimana kisah ini berakhir? Apakah ragnarok akan terjadi? Apa yang akan dilakukan Magnus untuk mengalahkan loki?

Review

ARGH!!! What a nice ending!

Sebuah akhir dari trilogy yang menawan… makin cinta deh sama om rick. Sebenernya pas awal ga nyangka penghuni lantai 19 akan ikut serta dalam perjalanan mengalahkan Loki. Tapi uhmm ternyata ada maksudnya,,, *smirk

Di buku terakhir ini akan dikisahkan masa lalu dari penghuni lantai 19 termasuk Alex kenapa mereka semua bisa meninggal dan menjadi einherji dan siapa orang tua dewata mereka.

Saya suka bagaimana om Rick menjadikan semua orang sebagai petarung yang penting, ya memang Magnus adalah sang tokoh utama tapi semua nya tidak akan bisa dilakukan seorang diri. Semua memiliki peran penting dan om Rick secara meyakinkan menuliskan adegan pertarungan yang menarik untuk semuanya.

“Terkadang, kita berbohong untuk mengelabui orang. Terkadang kita berbohong karena kita ingin dusta itu menjadi kenyataan. Kutebak, maksud Heart adalah yang kedua” – Hal 259

Seperti biasanya, banyak banget adegan dan kalimat-kalimat super konyol yang terjadi di Magnus Chase series. Kesel banget sih sama Kakek Magnus yang terkenal karena memiliki kaki indah? KAKI INDAH BANGET? Dan dia cowok loh ! huhu

Belum lagi Kapal yang digunakan oleh Magnus dkk… yang ternyata berwarna? Ah sudahlah..

“Seperti pelajaran yang sudah kupetik ketika aku meremehkan Mistletoe : yang terkecil sekalipun bisa menghasilkan perubahan besar” – Hal 327

Setiap misi yang dijalankan untuk mengalahkan Loki mempunyai arti tersembunyi dan semua tampak begitu apik dirangkai oleh om Rick. ❤ dan akan beberapa dewa-dewi baru yang membantu Magnus dkk untuk menjalankan setiap misi itu…

“Masa depan itu rapuh Magnus. Terkadang dengan mengungkap nasib seseorang, kita justru menghancurkan nasib tersebut hingga berkeping-keping”

Tetapi.. yang paling utama.., di Magnus Chase, saya cintaaaaaaaa banget sama Om Rick, karena dia mau mengangkat nama “Islam” tanpa menjatuhkan dan mendiskreditkan seperti penulis lain yang mengindentikan islam dengan teroris atau kejahatan lainnya.. makanya setiap om Rick bahas dan menjelaskan tentang islam rasanya…. Nyessss banget.. ups! Spoiler…

Dan di buku ketiga ini.. makin makin dijelasin tentang islam nya.. super banget deh om rick!

Psst… bakalan ada kisah asmara yang terjadi.. Antara siapa dan siapa? Silahkan dibaca sendiri!

Yang pasti saya suka sama endingnya.. manis dan cantik nyaris tanpa cela.. sebuah ending yang membuat saya bersyukur akan berbagai hal…

“Gambaran besar tidak bisa diubah, Namun, Kita bisa memilih untuk mengutak atik ini itu, Mengubah yang kecil-kecil. Dengan cara itulah kita memegang kendali atas takdir kita sendiri.” – Hal 489

Terima Kasih Magnus… Samirah… Hearth… Blitz.. Alex… TJ.. Mallory… Halfborn.. Jack… dan semua yang telah menghibur selama 3 tahun ini.. semoga nanti kalian muncul di crossover Trials of Apollo buku ke-3 sampai buku ke-5 ya.. hihi …

Oh ya.. berikut adalah beberapa fanart yang dibuat oleh Vyria.. gimana apakah sesuai dengan imajinasi kalian?

Advertisements

Book Review : “Alcatraz vs The Evil Librarians” #1 by Brandon Sanderson

0

Well.. apa kabar! Udah lama banget saya ga posting review novel XDDD… Padahal bulan ini Alhamdulillah banget ya  udah selesai 5 buku… Tapi entah kenapa padahal biasanya begini hawa malas untuk mengetik begitu menggelora… alhasil ya gitu… mandek total dan PR menumpuk… Dan… baru malam ini saya menguatkan hati, jiwa dan pikiran untuk nyalain laptop untuk menulis sesuatu.. walaupun yang ditulis belum tentu berfaedah… tapi gapapa ya, daripada ga sama sekali hehe…

Baiklah, untuk review pertama, saya mau bahas “Alcatraz vs The Evil Librarians” karya om Brandon Sanderson yang baru banget diterjemahkan oleh Penerbit Mizan buku kesatu dan keduanya. Tapi kali ini saya baru akan bahas buku pertama nya ya.. karena memang baru kebaca yang buku kesatu hehehe…

20170830_072908

Sinopsis

Original Title : Alcatraz Versus the Evil Librarians

Series : Alcatraz #1

Published August 2017 by Mizan Fantasi (first published October 1st 2007)

Paperback, 288 pages

ISBN13 9786026109972

Edition Language : Indonesian

Selama ini, Alcatraz Smedry hidup berpindah-pindah dari rumah kerumah. Hal ini disebabkan karena keahlian nya dalam “Merusak Barang” hingga tiada satu keluarga pun yang sanggup untuk bertahan menjaga nya. Namun, di hari ulang tahun nya yang ketiga belas, sebuah paket hadiah ulang tahun tiba dirumah nya. Alcatraz pun terkejut, karena rupanya paket ini berasal dari Orang Tua… sebuah paket yang merupakan warisan berharga. Tapi… kenapa warisan tersebut hanya berupa sekantong pasir?

Ditengah kebingungan nya, seorang pria tua yang mengaku Kakek kandung Alcatraz datang kehadapan nya. Memberi tahu semua hal yang tidak sanggup Alcatraz percaya, semua hal yang berbanding terbalik dari apa yang dia yakini ada di kehidupan nya selama ini.

“Moron. Berdasarkan pengalamanku, sebagian besar masalah dalam hidup ini disebabkan oleh kurangnya informasi. Banyak orang yang tidak tahu hal-hal yang perlu mereka ketahui. Sebagian orang tidak peduli akan kebenaran, sebagian lagi tidak memahami nya”

Semenjak itulah, hidup seorang Alcatraz berubah… Warisan nya dicuri! Karena.. pasir itu bukan lah pasir biasa, dan pihak yang tidak bertanggung jawab berusaha untuk menggunakan pasir itu agar dapat menguasai dunia…

Alcatraz pun terpaksa harus mengikuti sebuah misi perjalanan untuk mencegah hal tersebut.. ah… makin banyak saja keanehan yang terjadi…

“Kalian tenang, bahagia, dan benar-benar bebal, seperti yang mereka inginkan. Bukankah kalian punya peribahasa, Ketidaktahuan adalah kebahagiaan?”

Review

Well, kali ini Om Brandon Sanderson membuktikan bahwa ia mampu menulis berbagai genre untuk karya-karya nya. Ada Elantris yang mengambil tema High Fantasy, ada juga The Reckoners Trilogy dengan Dystopia Superhero nya? Dan kali ini, Om Brandon kembali ke dunia fantasy tapi mengambil tema “Middle Grade” alias mengambil pasar anak-anak.

Jadi bisa ditebak donk, kisah yang diceritakan tidak terlalu berbelit tapi menarik. Om Brandon seakan berusaha begitu keras untuk mengembangkan sisi humoris kedalam series ini. Sangat banyak istilah-istilah “Konyol” dan “unik” yang mengisi setiap halaman nya.

Dan,, semacam teori konspirasi, kita akan diajak untuk memahami bahwa sebenarnya dunia yang kita percaya ini salah! Bahwa… kita hanya diperbodoh oleh pustakawan durjana itu.. ahh! Tokoh-tokoh nya juga terbilang lucu dan unik. Belum lagi kekuatan yang mereka miliki, lupakan kemampuan ala The Flash atau Wonder Woman, melalui novel ini “Kemampuan Merusak”, “Kemampuan Terlambat” merupakan sebuah kehebatan yang tak terelakan.. ahh apapula dengan escalator? Itu sungguh kuno! Tangga merupakan penemuan terhebat saat ini…

“Kalian para penduduk Negeri Sunyi mirip seperti para narapidana ini. Kalian telah, bukan salah kalian tentunya, seumur hidup memercayai bayang-bayang yang ditunjukkan oleh para pustakawan kepada kalian. Tak peduli seberapa logis argumen-argumenku, kalian akan tetap menganggapnya tidak logis.”

Well… karena pasarnya yang memang untuk anak-anak entah kenapa, genre ini sepertinya tidak terlalu cocok untuk saya pribadi XD maafkan,, jujur saja setelah dibuat sangat WOW oleh Elantris dan cukup wow oleh The Reckoners, saya merasa Alcatraz ini sangat biasa.. maaf!

Tapi nilai plus nya, cover edisi Indonesia yang sangaaaatttt bagus, lucu dan menarik dan saya suka terjemahannya.. membuat humor yang berusaha disampaikan oleh Om Brandon mampu tersampaikan dengan baik. Hehehe

Baiklah next kalau ada waktu saya akan lanjut baca buku kedua ya! See you!

Book Review : The Fill In Boyfriend by Kasie West

2

Yeay?! Penerbit Spring terjemahin Novel Romance Young Adult lagi!!! Saya sungguh bahagiaaaaaaa… apalagi novel yang diterjemahin kali ini adalah novel nya Kasie West! Buat yang belum tau, sebelumnya Penerbit Spring sudah menerjemahkan dan menerbitkan Novel Kasie West yang berjudul PS I Like You, dan saya sukaaaaaaa…. Review nya bisa dilihat disini ya

Makanya, pas tahu penerbit spring mau nerjemahin buku nya lagi, saya excited banget dan langsung memasang ekspektasi tinggi.. semoga ga mengecewakan, itu harapan saya. Apalagi saya yang baru saja terkena reading slump, berharap kalau novel ini bisa menjadi pelipur lara yang ampuh.. uhmmmm lalu bagaimana akhirnya? Bagus ga yaa…

SInopsis

20766546_161130517782869_7005328913769431040_n.jpg

Paperback

Published July 2017 by Penerbit Spring (first published May 5th 2015)

ISBN13 9786026044372

Edition Language Indonesian

Setting California (United States)

Literary Awards

Goodreads Choice Award Nominee for Young Adult Fiction (2015)

Gia, cewek popular di sekolah, berharap dapat “memamerkan” pacar nya ke hadapan teman-teman nya disaat malam prom, tapi keinginan itu justru menjadi boomerang untuknya. Tepat saat ingin melangkah ke pesta prom, Gia diputuskan oleh sang pacar. Tak tau harus berbuat apa dan tak ingin dicap pembohong karena tak membawa pacar oleh teman-teman nya, Gia nekad mencari seorang pria yang mau dijadikan “Pacar Bohongan” untuk malam itu..

Tapi ups… hanya ada satu pria di arena parkiran saat itu! Gia pun memohon bantuan pria tersebut yang akhirnya disanggupi. Kebetulan sang pria baru saja mengantar sang adik yang juga hadir dalam malam prom itu. Namun.. semua tak selancar yang Gia harapkan…

Alih-alih berbahagia di malam prom, tapi ada kejadian tak terduga yang justru mencoreng muka nya saat itu..! tak hanya itu… dia tak sanggup melupakan pria pacar bohongan ituuu! Ah… tapi Gia bahkan tak tau namanya… apa yang harus gia lakukan?

Review

 

yeay selesai dalam 2 hari.. dan…SUKA!

SUKA BANGET!

Ini novel kedua kasie west yang saya baca.. Sebelumnya berhasil dibuat jatuh cinta sama ps. I like you.. Makanya pas tau novel ini diterjemahin.. Saya langsung berekspektasi tinggi.. Dan alhamdulillah ga mengecewakan.

Kisah awalnya memang bagaimana seorang wanita, gia, yang menurut saya sedang mengalami krisis kepercayaan diri ditengah sabahat dan lingkungan nya.. Tidak sanggup menerima kenyataan bahwa ia diputuskan oleh pacarnya tepat di malam prom.. Disaat ia ingin memamerkan sang pacar tepat dihadapan sahabatnya.. Akhirnya ia memutuskan untuk membawa “pacar bohongan” ke hadapan teman-teman nya

Tapi ya.. Sebagus apapun kebohongan..pasti akan terbongkar juga ya..

Saya suka banget ketika kasie west tidak hanya berputar kedalam kisah cinta remaja.. Tp ia juga berusaha keras menceritakan konflik persahabatan, dan keluarga..

Memang benar.. Terkadang apa yang tampak sempurna diluar belum tentu sempurna didalam.. Dan hal ini diceritakan melalui kisah gia dan keluarganya.. Tapi kasie west juga menceritakan potret keluarga bahagia dalam kisah sang pacar bohongan…

Ga hanya itu, kisah persahabatan remaja juga menjadi masalah utama disini.. Yah… terkadang, ketika ada orang baru dalam lingkup pertemanan kita jadi merasa insecure yaaa….. People come and go…

Banyak pelajaran yang bisa kita ambil di novel ini.. Paling tidak tentang bagaimana kita bisa berusaha untuk bersikap jujur dan apa adanya walau itu menyakitkan

Seperti biasa.. Seorang kasie west selalu menuliskan karakter utama pria yang luar biasa! Duh saya dibuat jatuh hati banget sama si pacar bohongan… Ditengah kecanggungan nya..tp dia sweet banget.. Sukak!

Dan interaksi dia sama adik dan orang tua nya itu lucu banget.. Sungguh iri t.t.

Buat kalian yang suka kisah romance remaja.. Kayaknya wajib baca ini deh.. Terjemahan nya itu oke punya, mengalir lancar.. Ditambah sama cover nya yang manis banget… jadi nilai plus banget dehhh…

Book Review : The Mortal Instrument #4 City of Fallen Angels by Cassandra Clare

0

Setelah lepas dari reading slump, saya jadi semangat lagi nih buat baca novel, yeay! Makanya minggu kemarin kelar baca 2 buku! The Mortal Instrument 4 : City Of Fallen Angels dan The Fill in Boyfriend. Nah kali ini saya mau bahas sedikit City of Fallen Angels nya.

Sinopsis

20633430_761424287362473_1490607797811806208_n.jpg

Kisah Clary dan Jace nampaknya tak akan lepas dari segala permasalahan. Setelah mengetahui mereka bukan kakak beradik dan bisa menjalankan hubungan seperti layaknya pasangan normal lainnya, Clary justru harus menerima kenyataan bahwa perlakuan Jace padanya semakin dingin. Ia tak tau pasti apa kesalahan nya.

Sementara, Simon yang sebelumnya diberikan tanda Cain oleh Clary terus menerus dikejar-kejar oleh orang yang ingin membunuhnya, Simon tau pasti dengan adanya tanda Cain orang-orang tak dapat menyakiti nya, tapi tetap saja ia begitu bingung kenapa orang-orang begitu ingin ia mati.

Lalu sebenernya apa yang terjadi? Siapa yang mengincar Simon ? dan apa yang terjadi pada Jace?

Review

Kisah ke-4 dari seri The Mortal Insrument ini tetap seru! Walau menurut saya harusnya kisah di buku ini bisa di buat lebih padat ketimbang terlalu melebar dan fokus pada detail. Yah tapi mungkin ini merupakan ciri khas dari sang penulis ya.

Yang saya suka dari buku ini adalah kisahnya tidak hanya fokus pada Clary dan Jace, tapi banyak banget kisah Simon baik itu kisah adaptasi nya sebagai vampire atau kisah cinta nya pada Issabele dan maia #eh. Ga hanya itu, lagi-lagi Magnus dan Alec juga menjadi bumbu yang luar biasa dalam setiap kisah di TMI. Ah,, sungguh gemash banget melihat polah dan tingkah Alec yang terbakar cemburu XD #ooppss

Selain itu ada tokoh baru yang SUPER LOVELY, duh saya suka banget! Semoga ya di buku selanjutnya tokoh ini lebih banyak dikisahkan.

Anyway saya agak sebal sama Clary dan Jace disini, mereka berdua itu lemah banget ya.. yang satu lemah ketika bertarung dan yang satu lemah dalam menangani kegundahan hati nya. Jadi kadang sebel banget, walau yah tetep sih Jace itu sweet banget..

Suka banget sama interaksi Jace dan Simon plus tokoh baru disini.. mereka udah kayak BFF banget.. gemes banget liat Jace nyinyir terus tapi sebenarnya peduli banget ke simon XD

Dan issabele? Ah,, di buku ini dia yahud! Sukaaaaaaaaaa… semoga kisah cinta mu berjalan dengan lancer ya #eh

Seperti biasa, endingnya ngeselin , baca : ngegantung! Keseeell jadi pengen langsung baca lanjutannya.. tapi… masih banyak timbunan yang harus dibaca nih T__T

Oh ya, sebuah catatan penting, saya SEBAL sama terjemahan nya.. udah ada typo dan terjemahan nya ga bagus…. Fiuh mengurangi nilai sekali, padahal saya cukup suka pada seri ini…